BlackBerry 10 Disambut Positif, Saham RIM Melejit
Jumat, 23/11/2012 10:57 WIB
BlackBerry 10 (ist) Toronto
- OS BlackBerry 10 yang akan diperkenalkan awal tahun 2013 ditujukan
untuk melawan dominasi Android dan iOS. Platform baru dari Research in
Motion (RIM) itu dinilai berpeluang memperbaiki reputasi BlackBerry yang
belakangan kian turun pangsa pasarnya.
Rasa optimisme terhadap BlackBerry 10 terbukti dengan melejitnya harga saham RIM di bursa Toronto sebesar 17,3%. Saham RIM menembus angka 12 dolar Kanada, kenaikan terbesar sejak bulan Mei lalu.
Kris Thompson, analis dari National Bank Financial menilai harga saham RIM dapat tembus sampai 15 dolar Kanada. Kenaikan ini dipicu momentum bagus menjelang peluncuran smartphone BlackBerry 10.
"Tim manajemen yang baru sepertinya sudah siap untuk peluncuran platform global BlackBerry 10 di Februari 2013," kata Thompson yang detikINET kutip dari Reuters, Jumat (23/11/2012).
Peter Misek, analis dari Jefferies & Co juga menaikkan performa saham RIM dari hold menjadi underperform. Misek menilai para operator menilai positif BlackBerry 10.
RIM sempat berjaya pada tahun 2008 dengan harga saham sempat mencapai USD 148. Namun kemudian menurun drastis sampai 90% karena mereka terlambat mengantisipasi perubahan pasar.
Rasa optimisme terhadap BlackBerry 10 terbukti dengan melejitnya harga saham RIM di bursa Toronto sebesar 17,3%. Saham RIM menembus angka 12 dolar Kanada, kenaikan terbesar sejak bulan Mei lalu.
Kris Thompson, analis dari National Bank Financial menilai harga saham RIM dapat tembus sampai 15 dolar Kanada. Kenaikan ini dipicu momentum bagus menjelang peluncuran smartphone BlackBerry 10.
"Tim manajemen yang baru sepertinya sudah siap untuk peluncuran platform global BlackBerry 10 di Februari 2013," kata Thompson yang detikINET kutip dari Reuters, Jumat (23/11/2012).
Peter Misek, analis dari Jefferies & Co juga menaikkan performa saham RIM dari hold menjadi underperform. Misek menilai para operator menilai positif BlackBerry 10.
RIM sempat berjaya pada tahun 2008 dengan harga saham sempat mencapai USD 148. Namun kemudian menurun drastis sampai 90% karena mereka terlambat mengantisipasi perubahan pasar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar